Berita  

Pemkab Boalemo Apresiasi TMMD ke-128, Rum Pagau: Manfaatnya Sangat Dirasakan Masyarakat

BOALEMO – Pemerintah Kabupaten Boalemo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito.

Ucapan tersebut disampaikan Bupati Boalemo, Rum Pagau usai mengikuti upacara penutupan TMMD ke-128 yang digelar di Alun-alun Tilamuta, Kamis (22/5), dan ditutup langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mirza Agus.

Dalam keterangannya, Rum Pagau mengaku program TMMD memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di Desa Hutamonu. Menurutnya, pembangunan fasilitas umum melalui program tersebut sangat membantu kebutuhan masyarakat desa.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Boalemo kami mengucapkan terima kasih kepada TNI atas program TMMD yang dilaksanakan di Desa Hutamonu,” ujar Rum Pagau.

Ia menilai hasil pembangunan yang telah dilakukan melalui TMMD membawa manfaat besar bagi masyarakat dan diharapkan dapat dijaga serta dimanfaatkan secara bersama-sama.

“Manfaatnya sangat luar biasa dan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu kami meminta masyarakat dapat menjaga fasilitas ini,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Rum Pagau juga mengungkapkan masih banyak desa di Kabupaten Boalemo yang membutuhkan program serupa. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan TMMD saat ini baru dapat difokuskan di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Boalemo memastikan akan terus melanjutkan program pembangunan berbasis gotong royong bersama TNI melalui kegiatan karya bakti di masa mendatang. Program tersebut juga direncanakan melibatkan unsur Kepolisian sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan desa.

Program TMMD sendiri merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan dan terpencil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *