Berita  

Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau dan di hadiri Ketua TP. PKK Kabupaten Boalemo Ny. Hartati Moha Pagau, buka kegiatan pelatihan SPM SPM

BOALEMO – Desa Huwongo dan Desa Mustika Kecamatan Paguyaman menggelar pelatihan peningkatan kapasitas Kader kesehatan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), bertempat di hotel Amaris Kota Gorontalo Jum’at, 2/10/2026.

Kegiatan tersebut di buka Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau dan di hadiri Ketua TP. PKK Kabupaten Boalemo Ny. Hartati Moha Pagau,
S.Pd, M.Si dan Camat Paguyaman Iswandi Pagau, S.KM serta kepala Desa Huwongo dan Kepala Desa Mustika.

Bupati Boalemo Rum Pagau dalam arahannya menyampaikan bahwa Pelatihan ini sangat penting dan perlu disosialisasikan, karena 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) ini menjadi tugas dan tanggung jawab desa, mulai dari pendidikan, yang kedua kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial.

Oleh karena itu, saya berharap kegiatan ini benar-benar di ikuti dengan baik dan Bapak – Ibu harus bisa memahaminya dan bisa menjawab di tingkat desa,terutama masalah perumahan di tingkat desa,banyak yang kurang memenuhi standar. ada rumah bagus tapi di situ bercampur Bapak, Ibu, kemudian anak-anak di situ.” tutur Bupati. ”

Pemerintah saat ini banyak mengalokasikan anggaran pembangunan rumah layak huni. Tahun ini juga ada, sementara dilaksanakan dan situ ada partisipasi pemilik rumah 20 juta setiap rumah. Pemerintah akan berusaha menghilangkan rumah – rumah kumuh di desa,insya Allah berangsur-angsur akan hilang supaya tingkat kesejahteraan masyarakat ini bisa meningkat.

Kemudian masalah pelayanan kesehatan, ini juga penting dan penting. Apalagi di beberapa tempat di Boalemo ini, ada wabah malaria yang melanda beberapa tempat yang berdekatan dengan perkemahan. Ini juga harus diwaspadai di desa dan juga masalah pendidikan, ini penting. Pendidikan untuk desil 1 dan 2 sudah disiapkan sekolahnya di Wonosari.

saya minta Ibu-ibu yang mengurus dan bisa mendata di desa, terutama para fakir miskin yang punya anak, miskin ekstrem yang masuk ke desil 1 dan 2. Kepala Desa juga, saya minta untuk merubah yang tidak sesuai dengan desil,ada orang yang miskin ekstrem tapi tidak masuk di desil 1 dan 2 sehingga mereka tidak bisa masuk di Sekolah Rakyat Terintegrasi,

Saya berharap melalui pelatihan peningkatan kapasitas kader kesehatan ini,seluruh peserta bisa menerima materi ini dengan baik. Karena namanya penguatan kapasitas sangat penting.
Pemerintah sekarang ini menginginkan seluruh warga masyarakat di Indonesia semuanya pintar. Makanya sekolah-sekolah yang berkualitas itu dibangun di daerah. “Ucap Bupati. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *