Berita  

Wabup Boalemo Buka Workshop Pembinaan dan Pengawasan Satu Data Daerah

BOALEMO – Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., membuka Workshop Pembinaan dan Pengawasan Satu Data Daerah Kabupaten Boalemo yang berlangsung di Cabana Resort Pantai Bolihutuo, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, Kepala Bappeda Kabupaten Boalemo Srijun Tasman Dangkua, SP., MM., Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Boalemo Roni Taningo, S.Pd., serta Kepala BPS Kabupaten Boalemo Mohammad Syaiful.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahmudin Hambali mengatakan, di tengah era transformasi digital, data tidak lagi sekadar angka di atas kertas. Menurutnya, data menjadi kompas utama dalam menentukan arah kebijakan, mulai dari perencanaan pembangunan hingga evaluasi pelayanan publik.

“Sebagai pemerintah daerah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Provinsi Gorontalo dan para mitra atas sinergi serta dukungan sepenuhnya dalam penguatan tata kelola data di Kabupaten Boalemo,” ujar Lahmudin.

Ia menegaskan, ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan hal penting dalam menentukan kebijakan pemerintah.

“Tanpa data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, kebijakan yang kita ambil berisiko salah sasaran dan tidak menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Boalemo secara nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lahmudin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo memiliki tanggung jawab moral dan birokrasi untuk mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi.

Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia serta regulasi daerah melalui Peraturan Bupati Boalemo Nomor 9 Tahun 2024 tentang Pedoman Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten Boalemo.

“Olehnya itu, melalui kesempatan ini kami berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti pembahasan ini dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Lahmudin juga meminta kepada tim narasumber dan tim teknis dari Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk memberikan pengetahuan serta keahlian kepada para peserta, sehingga mekanisme teknis yang dibahas dalam workshop dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Boalemo.

Ia berharap penguatan Satu Data Daerah tidak berhenti pada pelaksanaan workshop, tetapi dapat diwujudkan dalam tata kelola pemerintahan yang semakin terintegrasi dan mampu mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *