BOALEMO – Bupati Boalemo didampingi Sekretaris Daerah dan Kepala Bagian Ekonomi melaksanakan pertemuan dengan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo guna membahas percepatan akses keuangan daerah serta penguatan program peningkatan inklusi keuangan di Kabupaten Boalemo.
Dalam pertemuan tersebut dibahas capaian empat program unggulan Pemerintah Kabupaten Boalemo tahun 2026 dalam mendukung peningkatan inklusi keuangan daerah.
Program pertama adalah Gerakan ASN dan Masyarakat Menabung Emas dengan target 100 nasabah. Hingga Triwulan II (TW II), realisasi program telah mencapai 108 nasabah atau melampaui target yang ditetapkan.
Program kedua yakni Gerakan Pelajar Boalemo Rajin Menabung (SIMPEL) yang menargetkan pembukaan 2.044 rekening pelajar. Sampai TW II, program ini telah terealisasi sebanyak 1.338 rekening.
Selanjutnya, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Kabupaten Boalemo menargetkan tiga kegiatan edukasi keuangan sepanjang tahun 2026. Hingga TW II telah terlaksana satu kegiatan edukasi keuangan.
Sementara itu, pada program Pengembangan Ekonomi Lokal Daerah, ditargetkan 80 kegiatan peningkatan literasi keuangan. Hingga TW II telah terealisasi sebanyak 40 kegiatan.
Hasil penting dari koordinasi tersebut adalah komitmen OJK untuk menjadikan beberapa desa di Kabupaten Boalemo sebagai pilot project pengembangan ekonomi lokal daerah.
Program tersebut akan difokuskan pada pengembangan sektor-sektor unggulan Kabupaten Boalemo, di antaranya program inseminasi buatan yang menjadi salah satu program prioritas Bupati, serta pengembangan komoditas unggulan seperti kakao, durian, kelapa sawit, dan jagung.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor pertanian dan perkebunan berbasis potensi lokal.









