Berita  

Polsek Wonosari Beri Solusi Antrean BBM, Bagikan Kue dan Air Mineral Gratis kepada Warga

BOALEMO, INFOJEJAK.COM — Kepolisian Sektor (Polsek) Wonosari memberikan imbauan sekaligus solusi terkait persoalan antrean dan keterbatasan pelayanan BBM yang terjadi di SPBU Desa Harapan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolsek Wonosari IPTU Zulkifli Saeng, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek Wonosari IPTU Suryadi bersama personel Polsek Wonosari.

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat dan pihak SPBU, jajaran Polsek Wonosari juga membagikan kue dan air mineral secara gratis kepada masyarakat yang sedang menunggu dalam antrean panjang.

Kapolsek Wonosari IPTU Zulkifli Saeng menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk bersama-sama mencarikan solusi terhadap persoalan antrean BBM yang terjadi.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat dan pihak SPBU apabila kehadiran kami sedikit menyita waktu. Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk mencarikan solusi bersama terkait permasalahan antrean BBM,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, pemberian kue dan air mineral merupakan bentuk kepedulian serta pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat yang telah cukup lama menunggu dalam antrean.

Kepada para masyarakat yang mengantre, Kapolsek mengimbau agar tetap tertib dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan pihak SPBU. Warga juga diminta tidak saling menyerobot antrean, membuat keributan maupun melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan.

“Kami memahami kebutuhan BBM masyarakat sangat tinggi. Namun, mari kita sama-sama menjaga ketertiban. Semua masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Sementara kepada pihak SPBU, Polsek Wonosari meminta agar pelayanan dilakukan secara tertib dan transparan serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pihak SPBU juga diharapkan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat apabila terjadi keterlambatan pelayanan, keterbatasan stok maupun perubahan mekanisme penyaluran BBM.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk melaporkan kepada petugas SPBU maupun pihak kepolisian apabila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM, penimbunan, permainan antrean atau persoalan lain yang dinilai merugikan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri. Apabila menemukan sesuatu yang diduga melanggar aturan, silakan sampaikan kepada petugas SPBU atau pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, polisi juga melakukan dialog dan diskusi bersama masyarakat pengantri serta pihak SPBU untuk membahas persoalan antrean BBM dan mencari solusi yang dapat disepakati bersama.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan terima kasih atas perhatian Polsek Wonosari yang tidak hanya memberikan imbauan dan solusi, tetapi juga membagikan kue serta air mineral kepada warga yang tengah menunggu antrean.

Selama kegiatan berlangsung, antrean BBM di SPBU Desa Harapan terpantau ramai, namun situasi tetap tertib dan terkendali.

Kegiatan yang merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tersebut berakhir sekitar pukul 10.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Polsek Wonosari berharap komunikasi antara kepolisian, masyarakat dan pihak SPBU terus terjaga sehingga persoalan antrean BBM dapat ditangani secara bersama-sama tanpa menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *