Berita  

MBG di Tilamuta, Boalemo Dikeluhkan, Orang Tua Siswa Temukan Makanan Diduga Berulat

BOALEMO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Boalemo kembali mendapat keluhan dari orang tua siswa. Kali ini, keluhan datang dari orang tua siswa di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta.

Orang tua siswa mengaku menemukan makanan dalam paket MBG yang diduga sudah terdapat ulat. Temuan tersebut sontak membuat orang tua siswa khawatir terhadap kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada anak-anak mereka.

Menurut informasi yang diterima, makanan tersebut ditemukan saat paket MBG dibagikan kepada siswa pada 24 agustus 2026. Orang tua siswa kemudian mempertanyakan proses penyediaan hingga pemeriksaan makanan sebelum didistribusikan kepada peserta didik.

Yang menjadi sorotan, makanan MBG tersebut disebut telah mendapat pengawasan dari pihak kesehatan. Namun, meski sudah melalui pengawasan, orang tua siswa masih menemukan adanya ulat pada makanan yang diberikan kepada anak-anak.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari orang tua siswa terkait sejauh mana proses pengawasan dan pemeriksaan terhadap makanan dilakukan sebelum didistribusikan ke sekolah.

Orang tua siswa berharap pihak pengelola MBG bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas makanan, mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, pengemasan hingga pendistribusian.

“Ini untuk anak-anak, jadi kami berharap makanan yang diberikan benar-benar layak dan aman untuk dikonsumsi,” ujar salah seorang orang tua siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berusaha menghubungi penyedia makanan MBG untuk mendapatkan klarifikasi terkait temuan tersebut. Namun, hingga saat ini pihak penyedia belum berhasil dihubungi.

Keterangan dari pihak penyedia tetap diperlukan untuk memastikan penyebab adanya ulat dalam makanan tersebut serta mengetahui langkah yang akan dilakukan menyikapi keluhan orang tua siswa.

Masyarakat berharap persoalan ini segera mendapat perhatian serius dari pihak terkait, sehingga kualitas dan keamanan makanan dalam program MBG, khususnya bagi siswa di Desa Hungayonaa, dapat benar-benar terjamin.

Sampai saat ini pihak media masih berusaha menghubungi pihak penyedia makanan bergizi gratis tersebut namun belum tersambung.

InfoJejak.com – Apriyanto Adam, S.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *