Berita  

Ketua KPMM Sandri Kecewa, Tradisi Bunggo Di Mananggu, Tak Mendapat Dukungan 9 Kepala Desa

INFOJEJAK.COM-Komunitas Pelajar Mahasiswa Mananggu (KPMM) menggelar kegiatan Bunggo di ramadhan, dimana hal ini salah satu tradisi di Gorontalo yang mulai pudar digerus zaman.

Saat di wawancarai,Ketua KPMM, Sandri Mooduto menyampaikan, tradisi ini harus di jaga karena selain bertujuan untuk penguatan silaturahim, kegiatan tersebut dilakukan untuk menguatkan kembali solidaritas warga, dan menghadirkan tradisi budaya di masa lalu.bertempat di kecamatan Mananggu,Jumat,28/3/2025

Padahal, tradisi tersebut, yang dulunya menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat, sebagai wadah mempererat silaturahim dan persaudaraan antar sesama, baik dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Jadi kami melibatkan semua warga yang terdiri dari 9 desa di Kecamatan Mananggu, Namun sayang, beberapa delegasi yang diminta dari perwakilan desa rata-rata tidak datang”.tutur sandri dengan penuh kecewa

Kami melihat dengan jelas warisan budaya Bunggo pada bulan ramadhan ini sudah hilang ditelan zaman, ataukah malah para kepala – kepala desa yang tidak peduli hingga tak mampu mengirim delegasi.

“Ketidakpedulian para pimpinan kepala desa ini terlihat dari defisitnya kontribusi yang mereka berikan, baik moril dan materi. Kalau upaya dan niat baik untuk merawat budaya lokal saja malah diabaikan seperti ini, bisa saja hati mereka telah mati, telinga mereka sudah tuli, mata mereka sudah buta dengan nilai-nilai lokal”.

“Jika sudah begini, tentu kita KPMM tidak akan tinggal diam, dan kami menganggap dimana para pimpinan desa mulai menciptakan bendera perang”.tegas Sandri

Karena Seolah-olah kehadiran mahasiswa dan kegiatan yang mereka lakukan bukanlah sesuatu yang perlu diperhatikan. Ketua KPMM Sandri Mooduto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *