INFOJEJAK.COM – Kepolisian Resor (Polres) Boalemo melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan diikuti oleh unsur TNI, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait.
Dalam amanat yang dibacakan pada apel tersebut disampaikan bahwa kegiatan apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergitas lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu agenda nasional yang memiliki dampak besar terhadap pergerakan masyarakat dan aktivitas perekonomian. Momentum ini diperkirakan akan mendorong perputaran uang yang signifikan di berbagai daerah.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, atau mengalami penurunan sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.
Meski demikian, aparat keamanan tetap diminta untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan peningkatan mobilitas masyarakat, terutama dengan adanya sejumlah kebijakan pemerintah yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, seperti diskon tarif tol, tiket transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri serta libur Lebaran, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2026 yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.
Selain fokus pada pengamanan arus mudik dan balik, aparat juga diminta mewaspadai berbagai potensi gangguan keamanan maupun dampak situasi global yang dapat mempengaruhi stabilitas nasional, termasuk dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi dunia.
Melalui operasi ini, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan bersama keluarga dengan penuh kenyamanan.











