BOALEMO – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo bersama Polres jajaran menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Otanaha 2026 sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum pelaksanaan operasi lalu lintas di wilayah Provinsi Gorontalo.
Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai wujud sinergitas lintas sektor dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Dalam kegiatan tersebut, amanat Kapolda Gorontalo dibacakan oleh Kompol Afandy Nur Kamiden, SE. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Operasi Keselamatan Otanaha 2026 merupakan wujud sinergi Polri bersama seluruh stakeholder terkait untuk meningkatkan kualitas kamseltibcarlantas melalui kegiatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang humanis, guna mewujudkan road safety menuju zero accident.
Disebutkan bahwa permasalahan lalu lintas terus berkembang secara cepat dan dinamis seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sarana transportasi. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas, sehingga masih berdampak pada terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan data kepolisian, jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 mengalami penurunan sebanyak 27 kasus atau 7 persen, dari 415 kasus pada tahun 2024 menjadi 388 kasus pada tahun 2025. Sementara itu, jumlah pelanggaran lalu lintas juga tercatat menurun sebanyak 5.469 kasus atau sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Penurunan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh jajaran dan dukungan masyarakat, namun tidak boleh membuat kita berpuas diri. Justru harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan penegakan hukum lalu lintas secara berkelanjutan,” demikian amanat Kapolda yang dibacakan.
Lebih lanjut disampaikan, Operasi Keselamatan Otanaha 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, di seluruh wilayah hukum Polda Gorontalo. Operasi ini dilaksanakan melalui kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas (dikmas lantas), kegiatan simpatik, persuasif, dan humanis dengan mengedepankan fungsi lalu lintas serta didukung fungsi operasional kepolisian lainnya.
Operasi ini juga merupakan langkah antisipasi menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yang membutuhkan pengamanan lalu lintas secara optimal.
Dalam amanat tersebut, Kapolda Gorontalo juga menekankan kepada seluruh personel agar mampu menampilkan jati diri sebagai Polri Presisi yang profesional, modern, dan terpercaya serta semakin dicintai masyarakat. Personel diminta melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, mengedepankan faktor keamanan dan keselamatan, serta menjalin kerja sama yang harmonis dengan TNI dan instansi terkait lainnya guna mensukseskan pelaksanaan operasi.
Melalui Operasi Keselamatan Otanaha 2026 ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Provinsi Gorontalo.











