BOALEMO — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Boalemo, Frait Danial, S.IP, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakorda) yang diperingati setiap 9 Desember. Momentum ini, menurutnya, harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam memberantas korupsi di semua lini.
Frait Danial menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat serta menghambat pembangunan nasional dan daerah. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Hari Anti Korupsi Sedunia harus menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya penyelenggara negara, untuk terus menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan amanah rakyat,” ujar Frait Danial, Senin (9/12).
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pengelolaan anggaran daerah, terutama pada sektor-sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik. Sebagai lembaga legislatif, DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.
Selain itu, Frait Danial mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini. Pendidikan karakter, menurutnya, merupakan fondasi penting dalam membangun budaya bersih dan berintegritas di masa depan.
“Semangat Hari Anti Korupsi Sedunia ini harus kita jadikan komitmen bersama demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya.
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu mendorong langkah nyata dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari praktik korupsi.











