Boalemo – Kapolres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi,S,IK, menegaskan pihaknya selalu terbuka menerima aspirasi masyarakat, termasuk aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa di depan Mapolres Boalemo.
“Kami dari jajaran Polres menerima langsung para pendemo dari rekan-rekan mahasiswa. Mereka menyampaikan aspirasinya dengan cara baik,” ujar Kapolres saat diwawancarai media di lobi Mapolres Boalemo.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan mahasiswa berkaitan dengan dugaan perjalanan dinas fiktif yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Boalemo. Namun, Kapolres menekankan pentingnya setiap bentuk penyampaian pendapat tetap didasarkan pada fakta agar tidak menimbulkan prasangka yang bisa merugikan pihak tertentu.
“Sebelumnya sudah saya sampaikan pada mahasiswa, bilamana menyampaikan pendapat harus berdasarkan fakta-fakta di lapangan,” tegasnya.
Kapolres Sigit juga menambahkan, pihak Forkopimda Boalemo terus melakukan koordinasi terkait penanganan kasus dugaan perjalanan dinas fiktif tersebut. Saat ini, perkara tersebut telah masuk dalam tahap penyidikan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo.
“Kalau sudah masuk tahap penyidikan, penyidik harus berhati-hati dan mengutamakan asas keadilan, asas manfaat, dan asas lainnya. Saya sebagai pimpinan Polres Boalemo sangat mendukung kerja-kerja pihak Kejari Boalemo yang sudah membawa persoalan ini ke tahap penyidikan,” pungkasnya.











