Berita  

Kapolres Boalemo: Operasi Zebra Tekankan Pencegahan, Namun Tindakan Tegas Tetap Diberlakukan

Kapolres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi, S.I.K., menegaskan bahwa Operasi Zebra yang berlangsung di wilayah Kabupaten Boalemo bukan ditujukan untuk mencari-cari kesalahan para pengendara, melainkan menciptakan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Ia menjelaskan bahwa jajaran Polres Boalemo tetap mengedepankan langkah preventif dan preemtif, termasuk memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat. Namun, ketika imbauan tersebut tidak diindahkan, maka langkah represif berupa penilangan harus diterapkan.

“Imbauan sudah kami lakukan, tetapi ketika tidak dipatuhi, kami merasa perlu melakukan penindakan tilang. Maka kami harus menilang pengendara baik roda dua maupun roda empat yang melakukan pelanggaran,” tegas Kapolres.

AKBP Sigit juga menyoroti sejumlah pelanggaran yang paling banyak ditemukan, terutama pada pengendara roda dua. Mulai dari tidak menggunakan helm hingga berboncengan lebih dari dua orang yang sangat membahayakan keselamatan.

Ia pun memberikan imbauan khusus kepada para pelajar dan orang tua.

“Saya menghimbau anak-anak sekolah untuk tidak memaksakan diri mengendarai motor jika belum cukup umur. Kepada orang tua, mohon tidak memberikan izin berkendara sebelum anak benar-benar memenuhi syarat dan membuat SIM. Ini demi keselamatan mereka sendiri,” ujarnya.

Hal yang sama juga berlaku bagi pengendara roda empat, di mana kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kelengkapan kendaraan menjadi perhatian utama dalam Operasi Zebra kali ini.

Melalui upaya terpadu antara edukasi dan penindakan, Kapolres berharap kesadaran masyarakat Boalemo terhadap keselamatan berkendara dapat semakin meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *