BOALEMO – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Boalemo pada Jumat, 3 Januari 2026. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 13.30 WITA dan melanda sejumlah wilayah.
Wilayah yang terdampak cukup signifikan di antaranya Kecamatan Paguyaman dan Kecamatan Wonosari. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan banjir di Desa Mutiara dan Desa Kuala Lumpur, sehingga aktivitas masyarakat setempat terganggu.
Selain banjir, derasnya aliran air juga menyebabkan plat dekker ambruk di Desa Mekar Jaya. Akibat kejadian tersebut, ruas jalan penghubung Bongo Nol–Wonosari tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo, Roslina Karim, S.P., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Kami terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih bisa terjadi,” ujar Roslina.
BPBD Boalemo juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat guna penanganan cepat.











