Berita  

Dengan Kerjasama Menekan Angka Kekerasan Pada Perempuan Dan Anak, Kadis Agus Dulialo

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Boalemo, Agus Dulialo mewakili PJ Bupati Sherman Moridu dalam menyampaikan sambutannya dalam kegiatan sosialisasi kekerasan terhadap perempuan. Bertempat di Grand Amalia Hotel, Rabu 5/6/2024.

Kepala Dinas Agus, dalam sambutannya, di mana kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan hal yang harus kita tangani secara serius dan memerlukan kerjasama yang baik dari semua pihak yakni keluarga masyarakat lembaga pendidikan dunia usaha pemerintah Desa Kecamatan hingga Kabupaten.

Sehingganya dimulai dari sinergitas kebijakan program dan kegiatan diperlukan untuk menghapuskan faktor-faktor penyebab kekerasan yang sangat kompleks ketika terjadi kekerasan penanganannya juga diperlukan verza bersama dari semua pihak yang kolaborasi koordinasi dan aksi sebagai sebuah tim untuk dapat melindungi dan memberikan hak-hak korban dan saksi serta penegakan hukum bagi pelaku.

Mudah-mudahan lalu kegiatan ini menjadi langkah dan komitmen kita bersama untuk melindungi perempuan dan anak serta memberikan perhatian yang konsisten dan sistematis yang ditunjukkan untuk kesetaraan gender seperti ukurannya kasus kekerasan terhadap perempuan meningkatnya kualitas penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan, berkurangnya kasus kekerasan terhadap anak serta meningkatnya kualitas layanan perlindungan khusus kepada anak.

Selain itu terkait dua tema yang dipilih dalam kegiatan ini yang pertama persepsi orang tua terhadap anak sebagai pengguna media sosial tiktok dalam menjaga harkamtibmas kami sangat menyambut baik, betapa tidak beberapa vlat form digital yang berada di sekitar kita saat ini sangat mempengaruhi perkembangan kepribadian anak, baik dampak positif maupun dampak negatif dampak buruk yang mungkin timbul dari penggunaan media sosial pada anak dan remaja, diantaranya adalah resiko terjadinya perilaku negatif seperti body shaming, gangguan tidur sulit mempertahankan fokus dan konsentrasi menurunnya percaya diri, termakan berita hoax atau penipuan dari predator online selain resiko ini.

Penggunaan media sosial juga berdampak pada kesehatan psikologis anak dampak psiologis yang dapat muncul pada anak akibat penggunaan media sosial yang berlebihan adalah terjadinya gangguan kecemasan dan depresi.

sementara di sisi lain jika menjadi sosial digunakan dengan bijak jadi sosial justru dapat memberikan efek positif di antaranya sebagai sarana komunikasi wadah untuk mengekspresikan diri melalui karya seni tulisan atau video sarana mengekspresikan minat dan market serta wadah untuk memperoleh informasi yang menambah wawasan.

Dimana setelah kegiatan yang kita dapat menggali potensi media sosial jembar dampak pada perubahan perilaku positif serta dapat dimanfaatkan teknologi informasi yang dapat menimbulkan kualitas hidup serta ekonomi secara optimer sebagaimana tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini.

Selanjutnya tentang tema cegah tindak pidana perdagangan orang perempuan berdaya anak terlindungi,

Kita ketahui bersama bahwa tindak pidana perdagangan orang adalah termasuk dalam ekstradiniare cream sebagai sebuah kejahatan yang luar biasa dan TPPO sudah semakin beragam seperti ini pekerjaan di luar negeri online, Scam dari internet dan media sosial berdasarkan data dari dppkbp3a Kabupaten Bone terdapat tiga kasus ke TPPO terlapor di tahun 2023, Namun demikian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah merupakan fenomena gunung es artinya kasus yang terjadi tidak banyak dari yang terlaporkan hal itu disebabkan karena masih adanya keengganan korban untuk melapor.

Tidak tahu bagaimana cara melapor bahkan saya tidak menyadari telah menjadi korban TPPO Oleh karena itu saya mengajak kepada kita semua untuk terus meningkatkan kewaspada dan kepedulian perlu peran serta dalam hubungan banyak pihak dalam upaya pencegahan atau saat ini sudah menjadi persoalan Global yang sebagian besar komen adalah perempuan dan anak.

Terakhir Kabupaten Boalemo sangat berpotensi terjadinya hal di atas namun ini bisa cegah apabila kita saling mendukung dalam tugas pencegahan.

Pada kegiatan sosialisasi turut menghadirkan perwakilan organisasi, PKK, Gow, Kipra, Muslimat, HMI Kohati, Muhammadiyah, Forum Puspa,Dharma Wanita, Pimpinan OPD yang terkait, Lembaga Vertikal,

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *