Berita  

Boalemo Dilanda Kekeringan, 14 Desa Terdampak, Bantuan Air Masih Aman

BOALEMO, INFOJEJAK.COM — Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, tengah menghadapi kondisi kekeringan yang berdampak pada sejumlah wilayah. Sedikitnya 14 desa tercatat mengalami kekeringan, masing-masing 9 desa di Kecamatan Paguyaman dan 5 desa di Kecamatan Paguyaman Pantai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo, Roslina Karim, SP, MSi, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama dalam memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Hal itu disampaikan Roslina saat ditemui media di Kantor BPBD Kabupaten Boalemo, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, meskipun kekeringan masih melanda sejumlah desa, ketersediaan bantuan air bersih bagi masyarakat hingga saat ini masih dalam kondisi aman.

“Untuk bantuan air sampai saat ini masih aman, karena kita mendapatkan dukungan dari batalion, Polri, BWS Provinsi, serta BPBD Provinsi Gorontalo,” ujar Roslina.

Ia menjelaskan, bantuan dari berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan dampak kekeringan, khususnya bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih.

Kolaborasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan distribusi air dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan. BPBD Kabupaten Boalemo juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan sebagai dasar penyaluran bantuan.

Sementara itu, berdasarkan perkiraan kondisi cuaca, potensi hujan di wilayah Boalemo diperkirakan mulai terjadi hingga November 2026. Pemerintah daerah berharap kondisi tersebut dapat membantu mengurangi dampak kekeringan yang saat ini dirasakan masyarakat.

BPBD Kabupaten Boalemo mengimbau masyarakat untuk tetap menghemat penggunaan air dan melaporkan apabila terdapat wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.

Penanganan kekeringan tersebut menjadi perhatian bersama mengingat air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Dukungan dari unsur TNI, Polri, Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Gorontalo, BPBD Provinsi Gorontalo, serta pemerintah daerah diharapkan dapat terus berjalan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Reporter: Apriyanto Adam, S.Pd
INFOJEJAK.COM — BOALEMO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *