Berita  

Bupati Rum Pagau Buka Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah Gelombang II

BOALEMO (Prokopim) – Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau membuka Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah TK, SD, dan SMP Gelombang II yang berlangsung di Cabana Resort Pantai Bolihutuo, Minggu (16/8/2026).

Diklat tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam menyiapkan calon kepala sekolah yang profesional, berintegritas, serta memiliki kompetensi kepemimpinan guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Boalemo.

Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa proses penyiapan calon kepala sekolah harus dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi sesuai regulasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengenai penugasan guru sebagai kepala sekolah.

“Tidak ada backup-backupan. Kalau memang lulus, ya lulus,” tegas Bupati.

Ia juga mendorong para guru di Kabupaten Boalemo untuk meningkatkan kemampuan, salah satunya melalui kursus bahasa Inggris. Menurutnya, penguasaan bahasa asing menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia tenaga pendidik.

“Saya instruksikan guru-guru ini perlu mengikuti kursus bahasa Inggris, supaya guru di Boalemo itu kompetensinya bagus dan menguasai bahasa,” ujarnya.

Bupati berharap, melalui diklat tersebut para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan kepemimpinan, tetapi juga mampu membangun karakter sebagai pemimpin di lingkungan sekolah. Menurutnya, guru merupakan teladan bagi peserta didik sehingga sikap dan perilaku seorang guru harus mencerminkan nilai-nilai keteladanan.

“Guru itu adalah contoh bagi murid-muridnya. Makanya ada ungkapan, guru kencing berlari, murid kencing berdiri,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa mengikuti diklat bagi calon kepala sekolah merupakan hal yang penting dan wajib sebagai bagian dari proses penyiapan pemimpin sekolah yang berkualitas.

“Saya berharap seluruh guru, bukan saja kepala sekolah, punya kompetensi yang baik, integritas yang baik, dan tentunya humanis. Jago, kompetensi bagus, integritas bagus, tapi kalau muka kalian bengis setengah mati, tidak bagus. Harus humanis,” pungkasnya.

Bupati berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian diklat dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menjadi calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi, integritas, karakter kepemimpinan, serta pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *