Berita  

Bupati Boalemo Tekankan Integritas dan Kompetensi, Buka Seleksi Terbuka Sekda 2026

BOALEMO –Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, secara resmi membuka kegiatan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Yulia, Senin (30/3/2026).

Kegiatan seleksi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, sebagai bagian dari proses penjaringan calon Sekretaris Daerah yang profesional dan berkompeten.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa proses seleksi Sekretaris Daerah harus mengedepankan integritas, kompetensi, serta kemampuan kepemimpinan yang kuat. Ia menolak keras praktik penentuan jabatan berdasarkan kedekatan, kepentingan politik, maupun faktor non-profesional lainnya.

“Bagi saya, yang terpenting adalah integritas. Saya tidak ingin penentuan jabatan didasarkan pada kedekatan atau faktor lain di luar kapasitas. Kita butuh orang yang benar-benar mampu bekerja dan memahami kondisi di daerah,” tegas Rum Pagau.

Menurutnya, posisi Sekretaris Daerah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi serta penghubung koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Oleh karena itu, dibutuhkan figur yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga leadership dan karakter yang kuat.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antar seluruh pejabat, mulai dari eselon II hingga jajaran di bawahnya. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh pimpinan tertinggi, tetapi juga oleh kualitas dan kinerja seluruh aparatur.

“Kalau eselon II bagus tapi di bawahnya tidak, maka hasilnya juga tidak maksimal. Semua harus baik. Kita ini diberi amanah untuk melayani masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rum Pagau mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan kapasitas bagi seluruh pejabat. Ia bahkan menyinggung adanya kategori penilaian kinerja aparatur, di mana pejabat yang tidak menunjukkan peningkatan akan diberikan pembinaan hingga opsi rotasi atau langkah tegas lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengangkat penasihat ahli guna memperkuat aspek hukum dan kebijakan, sehingga tata kelola pemerintahan berjalan lebih optimal.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh peserta seleksi untuk bekerja secara profesional dan fokus pada tugas pokok masing-masing.

“Bekerja saja dengan baik sesuai fungsi. Kalau itu dilakukan dengan sungguh-sungguh, Insya Allah semua akan berjalan lancar,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *