BOALEMO – INFOJEJAK. Kabupaten Boalemo kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, B.A., M.A., Ph.D., melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung kesiapan lokasi rencana pembangunan Sekolah Garuda, Selasa (10/2/2026).
Kunjungan tersebut turut didampingi Wakil Gubernur Gorontalo, Dra. Idah Sahidah, M.A.P., dan disambut secara resmi oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Boalemo.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Lahmudin Hambali memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 30 hektare sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda. Lahan tersebut merupakan bekas kawasan Hak Guna Usaha (HGU) pada era 1990-an yang masa berlakunya telah berakhir dan tidak lagi diperpanjang.
Menurut Lahmudin, penyiapan lahan ini merupakan bentuk dukungan daerah terhadap program strategis nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kawasan tersebut juga telah ditetapkan sebagai bagian dari pengembangan Batalyon Boalemo yang diberi nama Lahi Lahidiya.
Selain kesiapan lahan, lokasi yang diusulkan dinilai memiliki potensi alam yang mendukung, termasuk keberadaan dua air terjun di sisi utara kawasan serta sumber air bersih yang berjarak sekitar satu kilometer dari titik pembangunan.
“Apabila lokasi ini ditetapkan oleh Kementerian untuk pembangunan Sekolah Garuda, pemerintah daerah memastikan akan menyelesaikan pembayaran tanaman kelapa milik masyarakat yang berada di area tersebut pada tahun ini,” ungkap Wakil Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh dokumen administrasi dan persyaratan teknis terkait rencana pembangunan Sekolah Garuda telah dirampungkan melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Boalemo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Peninjauan ini menjadi bagian dari tahapan penting dalam memastikan kesiapan daerah sebelum pembangunan sekolah unggulan berskala nasional tersebut direalisasikan.











