INFOJEJAK.COM-BOALEMO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo menggelar kegiatan doa dan dzikir bersama anak yatim yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial, bertempat di Masjid Darul Arqam Muhammadiyah, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Boalemo, Yuyun Antu, bersama jajaran komisioner dan sekretariat KPU Boalemo. Agenda ini menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial KPU terhadap anak-anak yatim sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.
Dalam keterangannya, Yuyun Antu menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen moral lembaga dalam menumbuhkan empati, kebersamaan, serta semangat berbagi kepada anak-anak yatim.
“Melalui doa dan dzikir bersama ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghadirkan perhatian kepada anak-anak yatim. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa keberkahan,” ujar Yuyun Antu.
Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok dan perlengkapan lainnya, yang diberikan secara simbolis kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Al-Mukhlisin Hungayonaa. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.
Sementara itu, Ketua Panti Asuhan Al-Mukhlisin Hungayonaa menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kunjungan serta perhatian dari keluarga besar KPU Kabupaten Boalemo.
“Atas nama seluruh pengurus dan anak-anak Panti Asuhan Al-Mukhlisin Hungayonaa, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ketua KPU Boalemo beserta seluruh jajaran. Kehadiran ini menjadi kebahagiaan dan motivasi besar bagi anak-anak kami,” ungkapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh perwakilan pengurus panti, serta Herman Hasan, mantan anggota KPU Kabupaten Boalemo, yang mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan silaturahmi.
Kegiatan doa dan dzikir bersama ini diharapkan dapat mempererat hubungan kelembagaan dan sosial, sekaligus menegaskan komitmen KPU Boalemo dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan integritas di tengah kehidupan bermasyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim serta harapan agar semangat berbagi dan kepedulian sosial terus terjaga.











