BOALEMO – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh pada 9 Desember 2025, UPTD Puskesmas Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi dan mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang bersih, transparan, serta berkeadilan.
Kepala Puskesmas Paguyaman Pantai, Zubaidah Ali Rauf, menyampaikan bahwa momentum Hakordia harus dijadikan sebagai refleksi bersama, khususnya bagi aparatur pelayanan kesehatan, agar senantiasa menjunjung tinggi nilai integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat.
“Korupsi dalam bentuk apa pun sangat bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan pelayanan kesehatan. Karena itu, kami berkomitmen memberikan layanan yang profesional, jujur, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik. Integritas sumber daya manusia, menurutnya, menjadi kunci utama untuk menciptakan pelayanan yang berkualitas dan berkeadilan.
Peringatan Hakordia 2025 ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa pemberantasan korupsi bukan semata-mata tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
“Dengan bersatu melawan korupsi, kita dapat mewujudkan Indonesia yang bersih, adil, dan sehat, baik secara institusi maupun moral,” pungkas Zubaidah.
Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati setiap 9 Desember sebagai pengingat global akan pentingnya integritas dan transparansi dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk di sektor pelayanan kesehatan.











