Boalemo – Desa Patoameme.
Perwakilan Kecamatan Botumoito, Chandra Potutu, memberikan sambutan pada kegiatan Rembuk Stunting dengan tema “Penguatan Peran Keluarga dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Pencegahan dan Penurunan Stunting di Desa Patoameme.”
Dalam sambutannya, Chandra menegaskan bahwa penanganan stunting telah menjadi program prioritas nasional. Hal tersebut juga menyasar Kabupaten Boalemo, khususnya Kecamatan Botumoito, melalui berbagai kegiatan yang melibatkan lintas sektor.
“Untuk menurunkan angka stunting, kita membutuhkan kerja sama yang baik antara kader posyandu, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa. Jika seluruh elemen bergerak bersama, maka program ini akan berjalan efektif dan mencapai hasil yang maksimal,” ujar Chandra.
Ia juga berharap materi yang disampaikan oleh pihak Puskesmas Botumoito dalam kegiatan rembuk kali ini dapat diterima dengan baik dan dijadikan acuan bersama dalam upaya pencegahan maupun penurunan stunting.
Menutup sambutannya, Chandra menyampaikan imbauan pemerintah kabupaten kepada masyarakat agar dalam setiap hajatan atau pesta tidak lagi menghadirkan waria sebagai pengisi hiburan. “Himbauan ini telah disampaikan secara resmi ke seluruh desa di Kecamatan Botumoito,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Patoameme, Djoni Pasisingi, dalam kesempatan yang sama menyampaikan harapannya agar seluruh kader posyandu, kader kesehatan, dan pihak terkait lainnya dapat menjalin kerja sama erat dengan pemerintah desa.
“Harapan saya hari ini, seluruh kader posyandu dan kader kesehatan turut bekerja sama dengan pemdes. Saya juga siap menerima keluhan maupun ide sebagai masukan untuk keberhasilan program stunting di desa kita,” ucap Djoni.
Kegiatan rembuk stunting di Desa Patoameme ini turut dihadiri oleh pendamping desa, aparat pemerintah, serta perwakilan masyarakat.











