Lamu, Tilamuta – Sabtu, 30 Agustus 2025.
Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo sukses menggelar kegiatan Pembukaan Pentas Seni yang berkolaborasi dengan Karang Taruna Motota Desa Lamu, Kecamatan Tilamuta. Acara berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan beberapa unsur Pimpinan dari Muhammadiyah, Aisyiyah dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah Boalemo
Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan penampilan Tarian Saronde yang dibawakan oleh mahasiswa KKD. Tarian tradisional khas Gorontalo ini menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat desa.
Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan seremonial launching produk inovasi Virgin Coconut Oil (VCO). Produk ini merupakan hasil kreativitas mahasiswa KKD yang memanfaatkan potensi kelapa di Desa Lamu sebagai komoditas unggulan. Kehadiran produk tersebut diharapkan mampu menjadi ikon pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Desa Lamu, Bapak Meilandris Laima, S.H. Babhinkamtibmas , Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Boalemo, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tilamuta, Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga PDA Boalemo, Sekretaris Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah(PDNA) Boalemo, DAI Pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), serta Wakil Sekretaris Bidang Tabligh, Pembinaan Angkatan Muda Muhammadiyah, dan Pembinaan Masjid PCM Tilamuta.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Fadel Sayi menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya masyarakat Desa Lamu yang antusias menyambut program kerja mahasiswa KKD. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Kepala Desa Lamu, yang mengapresiasi kolaborasi mahasiswa dengan Karang Taruna Motota, serta menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan demi kemajuan desa.
Sebagai penutup, kemeriahan acara dilanjutkan dengan berbagai lomba kreatif, di antaranya kontes kacamata, lomba adzan, dan dance kreasi. Perlombaan ini menjadi sarana hiburan sekaligus ajang menyalurkan bakat generasi muda Desa Lamu.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKD Universitas Muhammadiyah Gorontalo berhasil menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian bukan hanya sekadar teori, tetapi juga hadir dengan inovasi nyata, seni, dan budaya yang mempererat silaturahmi serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
—











