Berita  

Pemantauan Kesehatan Pasien Prolanis, Puskesmas Paguyaman Pantai Dukung Program Nasional Pencegahan Penyakit Kronis

INFOJEJAK.COM-BOALEMO-PAGUYAMAN PANTAI, – Sebagai bagian dari dukungan terhadap strategi kesehatan nasional dalam pencegahan dan pengendalian penyakit kronis, Puskesmas Paguyaman Pantai sukses melaksanakan kegiatan pemantauan kesehatan bagi pasien Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) di Desa Limbatihu. Kegiatan ini dipimpin oleh PJ Prolanis, Silvanti Dewi, Amd. Kep, dan turut dihadiri oleh Kepala Puskesmas Paguyaman Pantai, dr. Zubaidah Ali Rauf.

Latar Belakang dan Tujuan

Program Prolanis merupakan inisiatif nasional dari BPJS Kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi dan diabetes melalui pemantauan berkala, edukasi kesehatan, senam, serta konsultasi dokter.

Pemantauan ini juga diharapkan mampu mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut bagi pasien kronis.

Data Nasional hingga Pertengahan 2025:

  • Prevalensi hipertensi pada penduduk usia ≥ 18 tahun meningkat secara signifikan dari 25,8 % (2013) menjadi 34,1 % (2018). journal.literasisains.idjournal.iktgm.ac.id

  • Prevalensi diabetes berdasarkan pemeriksaan gula darah naik dari 6,9 % (2013) menjadi 8,5 % (2018). journal.iktgm.ac.id

  • Secara global, WHO memperkirakan sekitar 29 % orang dewasa akan menderita hipertensi pada tahun 2025. Jurnal Universitas Pahlawanjurnal-jkn.bpjs-kesehatan.go.id

  • Jumlah penderita diabetes dan hipertensi nasional saat ini mencapai puluhan juta. Diperkirakan total penderita penyakit tidak menular (PTM) mencapai puluhan juta, termasuk 28,57 juta kasus yang diproyeksikan pada 2045—meningkat 47 % dari 19,47 juta pada 2021. fwd.co.id

Pernyataan Resmi

Menurut dr. Zubaidah, kegiatan pemantauan semacam ini adalah bagian penting dari upaya pemerintah dalam mendeteksi perubahan kondisi kesehatan pasien kronis sedini mungkin agar mendapatkan penanganan tepat waktu.

“Pemantauan kesehatan rutin bagi pasien Prolanis adalah langkah penting untuk mendeteksi perubahan kondisi sedini mungkin, sehingga penanganan dapat dilakukan tepat waktu.”

Manfaat Kegiatan

Kegiatan pemantauan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan rutin, tetapi juga memperkuat pelaksanaan Prolanis sebagai bagian dari sistem kesehatan nasional. Diharapkan, inisiatif seperti ini mampu menurunkan potensi komplikasi dan beban ekonomi akibat perawatan penyakit kronis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *