Berita  

Bersiap Hadapi La Nina, Waspada Cuaca Ekstrem Mendatang

INFOJEJAK.COM-BPBD BOALEMO-BMKG mengeluarkan prediksi adanya potensi fenomena La Nina lemah yang akan berlangsung pada semester kedua tahun ini. Meskipun La Nina kali ini diperkirakan lemah, dampaknya pada cuaca dan iklim tetap signifikan, terutama di Gorontalo.

Berdasarkan buletin BMKG, Kepala BPBD Kabupaten Boalemo melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Noldy Kai, S.Kom mengatakan “Berdasarkan update monitoring terbaru memang terdapat potensi 50 sampai 60% terjadi fenomena Lanina dengan kategori lemah Di semester kedua tahun ini, walaupun kategorinya lemah ya, Lanina ini tetap ada dampaknya untuk perubahan iklim atau cuaca,” terang Noldy saat dalam perbincangan Pelatihan Keluarga Tangguh Bencana rabu (26/6/2024) diAula Kantor Camat Paguyaman.

Noldy menjelaskan bahwa curah hujan dibeberapa wilayah Gorontalo dan khususnya di Kabupaten Boalemo diperkirakan akan mengalami hujan di atas normal, meskipun curah hujannya masih rendah. Kondisi ini membuat masyarakat harus siap menghadapi perubahan cuaca mendadak, yang pagi atau siang cuaca cerah tiba-tiba turun hujan. Fenomena seperti ini perlu diwaspadai.

“Kalau dilihat dari prediksi sifat hujan bulanan untuk 3 bulan ke depan di bulan Juni Juli dan Agustus memang terlihat hampir wilayah di gorontalo ini curah hujannya berada di atas normal, Jika dilihat beberapa wilayah memang curah hujannya masih kategori rendah atau di bawah 50 mm/ bulan,” terang Noldy.

Sehingga itu masyarakat harus siap menghadapi potensi banjir dan tanah longsor karena curah hujan yang tinggi. Ini dapat memengaruhi siklus tanam dan panen para petani, sehingga antisipasi dini sangat diperlukan.

Mengadapi Fenomena La Nina ini diperlukan kesiapsiagaan sehingga perlu menekankan pentingnya koordinasi antara instansi pemerintah dan masyarakat untuk menghadapi curah hujan tinggi dan mencegah dampak negatif dari fenomena ini.

Selain curah hujan, masyarakat juga perlu mewaspadai peningkatan intensitas hujan harian, terutama pada akhir bulan Juni. Meskipun peningkatan ini hanya sementara, dampaknya bisa signifikan.

Noldy mengingatkan masyarakat untuk selalu meng-update informasi cuaca dari BMKG melalui aplikasi atau media sosial. Kesadaran dan kesiapsiagaan dini diharapkan dapat mengurangi dampak buruk dari fenomena La Nina yang terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *